Ingatlah apa yang akan terjadi seteah kematian berupa fitnah kubur, yaitu pertanyaan dua malaikat Mungkar dan Nakir kepada semua yang telah mati, sama saja ia dikebumikan dalam kubur, dimakan bianatang buas, dibawa terbang oleh burung, atau dibawa terpencar oleh angin ke segala penjuru dan lautan. Tidak boleh tidak ia harus mendapatkan pertanyaan tentang Rabb, Dien, dan Rasul, maka siapkanlah jawaban atas pertanyaan tersebut wahai saudaraku, perhitungkanlah baik-baik fitnah kubur ini, sebab sesungguhnya tidak ada tempat lari dan mengelak darinya, ketika itu Allah SWT meneguhkan orang-orang yang beriman dengan perkataan tsbit (teguh) dan Allah SWT menyesatkan orang-orang yang dzolim. Semoga Allah SWT merahmati Syekh Al-Hafidz bin Ahmad Al-Hakamiy yang mengungkapkan makna ini dalam syairnya.Sesungguhnya kita dimanapun akan ditanya
Tentang Rabb, dien, dan Rasul
Ketika itu Al-Muhaimin mengokohkan
Dengan perkataan Tsabit orang-orang yang beiman
Menjadi yakin orang-orang yang ragu tatkala itu
Bahwasanya tempat kembalinya kebinasaan
Jika engkau hendak menelaahperincian fitnah itu -semoga Allah SWT menyelamatkan kita darinya- agar engkau mendapatkan rambahan nasehat, peringatan, rasa takut, khusyu' dan persiapan diri, maka renungkanlah -semoga Allah SWT meneguhkanmu dan memberikanmu hidayah- kepada riwayat Imam Ahmad Rahimahullah dari Al-Barra bin Azib R.a yang berkata:
Rasulullah SAW bersabda: "maka ruhnya di kembalikan kejasadnya, lalu ia didatangi oleh dua malaikat yang duduk di dekatnya sambil mengajukan pertanyaan, 'siapakah Rabbmu?', ia menjawab 'Allah Rabbku', keduanya bertanya, 'apa Dienmu?', ia menjawab 'Dienku Islam', keduanya bertanya 'siapa laki-laki yang telah diutus kepada kalian itu?' ia menjawab 'beliau adalah Rasulullah SAW', maka malaikat bertanya 'bagaimana amalanmu?', ia menjawab 'saya telah membaca kitab Allah SWT maka saya beriman kepadanya dan membenarkannya', maka terdengarlah seruan: "Hamba-Ku telah benar, maka berikan ia hamparan surga, pakaikan pakaian surga, dan bukakanbaginya pintu surga". Rasulullah SAW bersabda :"maka ia mendapatkan tiupan angin sepoi surga dan wanginya, serta dilapangkan kuburannya sepanjang mata memandang. kemudian ia didatangi oleh seseorang yang berwajah tampan, berpakaian indah, dan harum wewangi seraya berkata, 'Gembiralah dengan kesenanganmu, inilah hari yang dahulu dijanjikan kepadamu', maka ia berkata kepadanya 'siapakan engkau gerangan yang wajahmu membawa kebaikan??' diapun menjawab 'Sayalah amalanmu yang sholeh', ia berkata ' Rabb! tegakkanlah kiyamat sehingga saya dapat berkumpul dengan keluarga dan apa yang diberikan bagiku'.
Bersambung.......
Disadur dari buku "Bagaimana seorang Muslim mengenal Agamanya" oleh Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al-Madkhaliy"
